Revitalisasi pasar tradisional ialah suatu proses yang wajib untuk dilalui oleh pasar tradisional di dalam persaingan di era globalisasi. Dengan adanya anyaknya pasar modern dengan berbagai fasilitas yang memadai tentunya akan mengurangi peran dari pasar tradisional itu sendiri. Dan jugam menurut Danisworo, revitalisasi merupakan upaya yang dilakukan untuk memvitalkan kembali suatu kawasan maupun bagian kota tertentu yang dulunya pernah vital atau hidup, namun kawasan tersebut mengalami degradasi setelahnya.

Revitalisasi sendiri bisa dilaksanakan jika semua pihak yang terlibat dapat saling mendukung, baik itu dari pihak pemerintah, pihak pedagang dan juga pihak pembeli. Selain itu, aspek ekonomi, aspek fisik, dan juga aspek sosial pun menjadi perhatian utama dalam melaksanakan revitalisasi pasar tradisional. Dan juga, kenyamanan dalam aktivitas ekonomi juga adalah target yang harus dicapai, sehingga diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi seluruh pihak yang terlibat di dalamnya. Tujuan akhir yang harus dicapai dengan terdapatnya revitalisasi pasa tradisional ialah mencapai kesejahteraan untuk semua masyarakat. Masyarakat sendiri juga haruslah menyadari jika berbelanja di pasar tradisional sudah tidak dianggap ketinggalan zaman lagi.

Dengan berbelanja di pasar tradisional itu juga menjadi salah satu bentuk penghargaan padaa produk-produk diri sendiri dan juga untuk menguji kemampuan dalam berkomunikasi. Keberadaan dari pasar tradisional kini sudah saatnya harus dilestarikan untuk dapat menunjang pembangunan perekonomian pada masing-masing daerah hingga merata. Oleh karena itu program revitalisasi pasar tradisional ini digagas dengan tujuan untuk menjawab semua dari permasalahan yang telah cukup melekat pada pasar tradisonal itu sendiri. Penyebabnya ialah karena pasar tradisional dikelola tanpa adanya inovasi sehingga hal tersebut pun mengakibatkan pasar menjadi tidak begitu nyaman dan juga kompetitif. Selain itu, dalam menjalankan aktivitas ekonomi di pasar tradisional tersebut, kondisi fisik juga memegang peranan yang cukup penting. Rancangan dari fisik pasar itu sendiri haruslah mempertimbangkan fungsi dari pasar sebagai salah satu tempat aktivitas ekonomi sosial bagi komunitas penggunanya.

Program revitalisasi pasar tradisional ini pun menyentuh tata kelola atau kelembagaan pasar itu sendiri. Dengan mewujudkan pasar yang profesional maka kita haruslah mengelolanya dengan manajemen yang terpadu sehingga seluruh manajemen pasar pun terintegrasi menjadi satu kesatuan. Pelaksanaan dari revitalisasi pasar tradisional ini adalah sebuah usaha pemerintah agar pasar tradisional akan semakin mampu untuk bersaing dengan pasar modern. Dalam pembangunan suatu pasar tentu saja perlu memperhatikan kesejahteraan dari para pedagang ataupun pembelinya di pasar tersebut. Melalui penataan kembali pasar tradisional yang akan lebih memperhatikan aspek kenyamanan, pelayanan dan juga keamanan, maka besar potensi yang dimiliki oleh pasar tradisional pun akan semakin meningkat. Dan juga, daya saing yang semakin meningkat nantinya diharapkan mampu untuk memberikan keunggulan komparatif bagi pasar tradisional itu sendiri.

Program revitalisasi pasar tradisional ini bertujuan untuk dapat meningkatkan daya saing pasar dan juga mengaktifkan kembali kegiatan yang ada di dalam pasar tradisional agar mampu bersaing dengan pasar modern sehingga nantinya tidak hanya meningkatkan pendapatan para pedagang saja namun juga untuk meningkatkan daya saing sebagai cara untuk memperluas pangsa pasar. Dengan direalisasikannya program revitalisasi pasar tradisional ini, pasar tradisional pun akan siap untuk menyaingi serbuan dari pasar modern. Pasar tradisional juga akan kembali dilirik oleh para konsumen jika semua citra buruk yang telah melekat pada psara tradisional tersebut selama ini telah dihapuskan.